Selamat datang di PortalPPPK. Semoga Bisa Memberikan Manfaat

Latihan Soal Pretest PPG PGSD Bahasa Indonesia 1, Ragam Teks dan Satuan Bahasa Pembentuk Teks

Latihan Soal Pretest PPG PGSD Bahasa Indonesia 1, Ragam Teks dan Satuan Bahasa Pembentuk Teks

Latihan Soal Pretest PPG PGSD Bahasa Indonesia 1, Ragam Teks dan Satuan Bahasa Pembentuk Teks
Latihan Soal Pretest PPG PGSD Bahasa Indonesia 1, Ragam Teks dan Satuan Bahasa Pembentuk Teks

PortalPPPK.com - Berikut ini kami bagikan Latihan Soal Pretest PPG PGSD Bahasa Indonesia 1, Ragam Teks dan Satuan Bahasa Pembentuk Teks.

Ragam teks adalah macam atau jenis teks/naskah yang berupa kata-kata asli dari pengarang, bahan tertulis sebagai dasar dalam memberikan pelajaran, berpidato, dan lain-lain. 

Ragam teks merupakan pengelompokkan teks berdasarkan isi dan bentuk teks yang terdiri dari teks faktual, teks cerita, teks tanggapan, dan teks normatif.

Teks faktual adalah teks yang berisi suatu kejadian yang bersifat nyata, benar-benar terjadi, namun tidak terikat dengan waktu.

Teks deskripsi adalah teks yang memiliki tujuan sosial dalam menggambarkan suatu ojek/benda secara individual berdasarkan ciri fiksinya.

Teks tanggapan adalah teks yang berisi sambutan terhadap ucapan (kritik, komentar, dan sebagainya) dan apa yang diterima oleh pancaindra, bayangan dalam angan-angan.

Teks eksposisi adalah teks yang berisi paparan gagasan atau usulan sesuatu yang bersifat pribadi.

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi penjelasan tentang proses terjadinya fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan dan budaya.

Teks cerita adalah teks yang menuturkan bagaimana terjadinya suatu hal, peristiwa, mengisakan kejadian yang telah ada, perbuatan, pengalaman yang dinamis dalam suatu rangkaian waktu. 

Teks Anekdot adalah bagian dari teks cerita cerita rekaan yang tidak harus didasarkan pada kenyataan yang terjadi di masyarakat.

Eksemplum adalah bagian dari teks cerita yang memiliki tujuan menilai perilaku atau karakter dalam cerita.

Naratif adalah teks yang model penceritaannya tidak menyatu antara masalah dengan pemecahan masalah dalam satu struktur teks, melainkan terpisah dalam struktur teks yang berbeda.

Teks normatif adalah teks yang isinya ditulis berdasarkan sebuah peraturan, norma-norma atau peraturan yang berlaku, baik di lingkungan masyarakat maupun dalam lingkungan kenegaraan yang berkaitan dengan hukum atau undang-undang.

SATUAN BAHASA PEMBENTUK TEKS

Teks adalah sebuah wacana lisan dalam bentuk tulisan yang dibuat dengan beberapa rangkaian kata dan kalimat-kalimat yang padu. Satuan Bahasa Pembentuk Teks terdiri atas kata, frasa, klausa, kalimat dan paragraf. 

Kalimat

Kalimat adalah satuan gramatikal yang disusun oleh konstituen dasar dan intonasi final. Konstituen dasar itu dapat berupa klausa, frase, maupun kata. Kalimat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan jumlah klausa, struktur klausa, amanat wacana, pembentukan kalimat dari klausa inti dan perubahannya, jenis klausanya, fungsi kalimat sebagai pembentuk paragraf.

Berdasarkan jumlah klausanya, kalimat dibedakan menjadi:

  1. Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri dari satu klausa bebas.
  2. Kalimat bersusun adalah kalimat yang terjadi dari satu klausa bebas dan sekurang-kurangnya satu kalimat terikat.
  3. Kalimat majemuk adalah kalimat yang terjadi dari beberapa klausa bebas yang disebut juga sebagai kaliat setara.

Berdasarkan struktur klausanya, kalimat dibedakan menjadi:

  1. Kalimat lengkap adalah kalimat yang mengandung klausa lengkap. Sekurang-kurangnya terdapat unsur objek dan predikat.
  2. Kalimat tidak lengkap adalah kalimat yang hanya terdiri dari subjek saja, predikat saja, objek saja, atau keterangan saja.

Berdasarkan amanat wacana, kalimat dibedakan menjadi:

  1. Kalimat deklaratif adalah kalimat yang mengandung intonasi deklaratif yang dalam ragam tulis diberi tanda titik.
  2. Kalimat introgatif adalah kalimat yang mengandung intonasi introgatif, yang dalam ragam tulis biasanya diberi tanda Tanya.
  3. Kalimat imperatif adalah kalimat kalimat yang mengandung intonasi imperatif yang dalam ragam tulis biasanya diberi tanda seru.

Berdasarkan amanat wacana, kalimat dibedakan menjadi:

  1. Kalimat aditif adalah kalimat terikat yang bersambung pada kalimat pernyataan, berupa kalimat lengkap atau tidak.
  2. Kalimat responsif adalah kalimat terikat yang bersambung pada kalimat pertanyaan, berupa kalimat lengkap atau tidak.
  3. Kalimat interjektif adalah kalimat yang dapat terikat atau tidak

Berdasarkan pembentukan kalimat dari klausa inti dan perubahannya, kalimat dibedakan menjadi:

  1. Kalimat inti adalah kalimat yang dibentuk dari klausa inti yang lengkap, bersifat deklaratif, aktif, netral, atau firmatif. Biasanya disebut kalimat dasar.
  2. Kalimat noninti adalah Kalimat yang dapat diubah dengan berbagai proses transforasi; pemasifan, pengingkaran, penanyaan, pemerintahan, pelepasan, dan penembahan.

Berdasarkan jenis klausanya, kalimat dibedakan menjadi:

  1. Kalimat verbal adalah kalimat yang dibentuk dari klausa verbal.
  2. Kalimat nonverbal adalah kalimat yang dibentuk oleh klausa nonverbal sebagai kontituen dasarnya.

Berdasarkan fungsi kalimat sebagai pembentuk paragraf, kalimat dibedakan menjadi:

  1. Kalimat bebas adalah kalimat yang mempunyai potensi untuk menjadi ujaran lengkap, atau kalimat yang dapat memulai sebuahparagrap, wacana tanpa konteks lain yang memberi penjelasan
  2. Kalimat terikat adalah kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai ujaran lengkap.

Paragraf

Paragraf adalah satuan gagasan di dalam bagian suatu wacana, yang dibentuk oleh kalimat-kalimat yang saling berhubungan dalam mengusung satu kesatuan pokok pembahasan. Sebuah paragraf terdiri dari beberapa unsur yaitu:

  1. Gagasan pokok merupakan gagasan yang menjadi dasar pengembangan suatu paragraph. Dengan demikian, fungsinya sebagai pokok, patokan, atau dasar acuan pengembangan suatu paragraf.
  2. Kalimat utama merupakan kalimat yang menjadi tempat dirumuskannya gagasan pokok. Letaknya bisa di awal, di tengah ataupun di akhir paragraf.
  3. Gagasan penjelas merupakan gagasan yang berfungsi menjelaskan gagasan pokok. Penjelasannya, bisa dalam bentuk uraian-uraian kecil, contoh-contoh, atau ilustrasi, kutipan-kutipan, dan sebagainya
  4. Kalimat Penjelas merupakan kalimat yang menjadi tempat dirumuskannya gagasan penjelas.

Sebuah paragraf dianggap baik apabila memiliki kepaduan, kesatuan paragraf, kelengkapan dan ketepatan pemilihan kata. Berikut penjelasannya

  • Kepaduan paragraf adalah keeratan ataupun kekompakan hubungan antarunsur-unsur paragraf, baik itu antarkalimat utama dengan kalimat penjelasnya ataupun antarkalimat penjelas itu sendiri. Kepaduan itu harus tampak dalam isi serta dalam bentuknya.
  • Kepaduan isi atau koheren adalah kekompakan sebuah paragraf yang dinyatakan oleh kekompakan kalimat-kalimat di dalam mendukung satu gagasan pokok. Sedangkan Kepaduan bentuk adalah penggunaan konjungsi dan pengulangan kata yang tepat dalam sebuah paragraf.
  • Kesatuan paragraf adalah bagian karangan yang terdiri dari beberapa kalimat yang berkaitan secara utuh, padu, dan membentuk satu kesatuan pikiran.
  • Kelengkapan Paragraf maksudnya adalah memiliki gagasan pokok dan gagasan penjelas, serta kalimat utama dan kalimat penjelas.
  • Ketepatan pemilihan kata maksudnya adalah dalam penerapan pembuatan sebuah pargaraf harus menggunakan pemilihan kata yang sesuai dengan situasi dan kondisi pemakainya. 

Jenis-Jenis Paragraf

Paragraf dibedakan atas dua bagian yaitu: 

  1. Paragraf deduktif adalah paragraph yang gagasan pokoknya terletak di awal paragraf.
  2. Paragraf induktif adalah paragraph yang gagasan pokoknya terletak di akhir paragraf atau pada kalimat.
Silahkan simak baik-baik soal berikut ini sebelum Mengerjakan Latihan Soal PPG PGSD Bahasa Indonesia 1, Ragam Teks dan Satuan Bahasa Pembentuk Teks

Preview Latihan Soal PPG PGSD Bahasa Indonesia 1, Ragam Teks dan Satuan Bahasa Pembentuk Teks

1. Bacalah teks di bawah ini!
Kemiskinan
Kemiskinan adalah tingkat masyarakat dengan pendapatan yang rendah. Dengan pendapatan yang rendah masyarakat tidak mempu untuk mencukupi kebutuhan pokok seperti makan, minum, pakaian, tempat berlindung, dan pendidikan.
Biasaya masyarakat miskin cenderung bertempat tinggal dibantaran kali, bawah jembatan, dan tempat-tempat yang justru bukan tempat layak mendirikan bangunan. Terkadang justru mereka membangun tempat tinggal di atas tanah milik negara.
Kemiskinan tidak hnaya menjadi fenomena yang terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi fenomena yang terjadi hampir di seluruh dunia. Banyak negara berkembang yang juga memiliki permasalah yang sama tentang kemiskinan seperti negara Indonesia.
Teks di atas termasuk ke dalam jenis teks..............….
 Teks Deskripsi
 Teks Eksposisi
 Teks Eksplanasi
 Teks Narasi
 Teks prosedur

2. Bacalah penggalan teks di bawah ini!
Gempa Bumi
Gempa bumi merupakan getaran atau goncangan yang terjadi karena pergeseran atau pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar permukaan bumi. Peristiwa alam ini sering terjadi di daerah yang berada dekat gunung berapi atau gunung yang masih aktif dan di daerah yang dikelilingi lautan yang sangat luas.
Gempa bumi terjadi karena pergesaran atau gerakan lapisan dasar bumi dan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang sangat besar bagi lingkungan sekitarnya.Getaran gempa bumi yang sangat besar dan merambat ke segala arah sehingga dapat meratakan bangunan dan menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkkan menjadi dua jenis, yaitu gempa vulkanik dan gempa tektonik.
2. Teks di atas adalah teks eksplanasi yang memiliki karakteristik.........….
 Isinya memuat fakta
 Muatannya didasarkan pada pendapat / opini
 Adanya langkah prosedur
 Memuat unsur kekonyolan
 Muatannya didasarkan pada fakta

3. Bacalah penggalan teks di bawah ini!
“Bioteknologi adalah istilah yang berasal dari bahasa latin yang terdiri atas kata bio yang berarti “hidup” dan teknos yang berarti “teknologi” serta logos yang berarti “ilmu.” Selanjutnya bioteknologi diartikan sebagai kajian ilmu terapan yang konsen terhadap rangkaian proses biologis dalam rangka menghasilkan barang dan jasa yang menerapkan prinsip sains. Perkembangan bioteknologi tak hanya didasarkan pada cabang keimuan biologi saja, namun juga pada disiplin ilmu terapan lainnya semisal biologi molekuler, komputer, biokimia, genetika, kimia, mikrobiologis, matematika, dan lain sebagainya.”
Peryataan di bawah ini yang sesuai dengan teks di atas adalah …….
 Bioteknologi adalah cabang dari keilmuan biologi
 Bioteknologi diciptakan untuk mencari keuntungan
 Bioteknologi adalah hasil penerapan teknologi terhadap prosesi biologi
 Peristiwa biologi yang menjadi dasar adanya perkembangan bioteknolog
 Perkembangan bioteknologi hanya didasarkan pada cabang keimuan biologi.

4. Bacalah teks dibawah ini!
“Aku sangat senang sekali membaca buku. Terkadang karena keasyikan membaca, aku tidak mendengar teman yang berbicara kepadaku. Oleh karena itu aku dijuluki “si kutu buku”. Aku tidak marah dijuluki seperti itu. Kata ibu kutu buku itu artinya orang yang sangat gemar membaca buku.”
Perbaikan yang tepat pada kalimat pertama paragraf di atas adalah…….
 Aku sangat senang membaca buku.
 Saking asyiknya membaca aku sampai tidak fokus.
 Aku dijuluki dengan nama “si kutu buku”
 Kutu buku adalah orang yang sanfat gemar membaca buku.
 Aku adalah orang yang sangat senang membaca.

5. Baca dan analisislah teks berikut!
Pendidikan
Pendidikan di Indonesia dewasa ini masih tertinggal cukup jauh dengan pendidikan yang berada di negara-negara lain yang ada di dunia.Bahkan Indonesia sendiri masih kalah dengan negara jiran kita, yakni Malaysia dan Singapura dalam bidang pendidikan.Hal ini dapat disaksikan dari banyaknya penduduk mereka yang memperoleh pendidikan sampai ke perguruan tinggi.Sedangkan di Indonesia, jumlah penduduk yang mendapatkan pendidikan saja masih jauh tertinggal dengan negara lain, apalagi di daerah-daerah tertinggal seperti NTB, NTT, Papua dan masih banyak lagi daerah lainnya.
Ketertinggalan pendidikan di daerah-daerah tersebut disebabkan karena tidak meratanya pendidikan di Negara Indonesia. Pemerintah hanya membangun fasilitas pendidikan di daerah perkotaan, terkhusus pulau Jawa.Tidak hanya itu, terbatasnya jumlah guru yang ada di daerah tersebut juga ikut menciptakan semakin jauhnya akses pendidikan yang ada di daerah. Akhirnya, pendidikan Indonesia tidak merata serta cenderung tertinggal, sehingga belum mampu untuk bersaing dengan negara lain yang ada di dunia.
Analisislah teks tersebut kemudian tentukan karakteristik teks argumentasi yang mana yang tergambar di dalam teks.….
 Bersifat fiksi
 Bersifat fakta
 Bersifat sebab akibat
 Bersifat akibat sebab
 Bersifat mempengaruhi

6. Bacalah teks di bawah ini!
Saat ini masih banyak dari guru dan orang tua murid yang tidak sabar dalam mendidik peserta didiknya. Padahal, dalam mendidik anak kesabaran sangatlah diperlukan. Seperti yang telah diutarakan oleh salah satu filsuf legendaris Yunani yaitu Plato, bahwa pendidikan merupakan proses yang panjang dan dijalani seumur hidup, yaitu mulai manusia itu masih kecil hingga manusia beranjak dewasa.
Oleh sebab itu, sudah sepatutnya selaku guru dan orang tua murid mendidik anaknya dengan sabar dan berorientasi pada proses. Supaya nantinya anak dapat berkembang dengan baik dan dengan sewajarnya. Dengan demikian pula potensi yang dimiliki anak juga dapat tumbuh berkembang dengan baik dan alami.
Analisislah teks di atas , kemudian berdasar karakteristik yang tergambar, teks di atas termasuk jenis pengembangan paragaraf...….
 Deskriptif
 Argumentatif
 Naratif
 Persuasif
 Eksposisi

7. Bacalah teks di bawah ini!
Malam ini indah sekali. Di langit, bintang – bintang berkelip – kelip memancarkan cahaya temaram. Hawa dingin menusuk kulit. Sesekali terdengar suara jangkrik, burung malam, dan kelelawar mengusik sepinya malam. Angin berhembus pelan dan tenang.
Berdasarkan teks di atas, sebuah paragraf harus memiliki syarat tertentu yaitu...….
 Kelengkapan, kesatuan, dan kepaduan
 Kelengkapan, persatuan, dan keadilan
 Kelengkapan, kesantunan, dan kerancuan
 Kepaduan, kesatuan, dan kesukaan
 Kepaduan, kedantunan, dan keadilan

8. Bacalah teks di bawah ini!
Malam ini indah sekali. Di langit, bintang – bintang berkelip – kelip memancarkan cahaya temaram. Hawa dingin menusuk kulit. Sesekali terdengar suara jangkrik, burung malam, dan kelelawar mengusik sepinya malam. Angin berhembus pelan dan tenang.
Teks di atas memiliki empat karakteristik yaitu.
1) Menuliskan atau Menggambarkan sesuatu.
2) Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan meliputi kesan indera.
3) Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri.
4) Menjelaskan ciri-ciri objek seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek secara terperinci
Karakteristik teks di atas termasuk ke dalam ciri pengembangan paragraf...….
 Deskriptif
 Persuasif
 Eskposisi
 Eksplanasi
 Narasi

9. Teks eksplanasi membahas berbagai fenomena, kecuali …….
 Fenomena alam
 Fenomena sosial
 Fenomena ekonomi kerakyatan
 Fenomena kawin cerai artis
 Fenomena pendidikan

10. Bacalah teks di bawah ini!
“Belakangan ini gempa bumi menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Indonesia. Sepanjang sejarah umat manusia, gempa selalu saja menimbulkan kerugian baik materil ataupun korban jiwa. Tidak berlebihan rasanya jika dikatakan bahwa fenomena gempa bumi adalah peristiwa yang berdampak secara langsung kepada makhluk hidup tak terkecuali manusia. Hal tersebut menjadikan gempa bumi sebagai salah satu bencana alam yang ditakuti oleh setiap orang.”
Teks eksplanasi di atas termasuk ke dalam bagian …….
 Kronologis (urutan peristiwa)
 Sebab
 Pengenalan obyek
 Simpulan
 Akibat

Kerjakan Latihan Soal PPG PGSD Bahasa Indonesia 1, Ragam Teks dan Satuan Bahasa Pembentuk Teks dengan klik tombol mulai di bawah ini.


MULAI

Post a Comment

© PORTAL PPPK. All rights reserved. Developed by Jago Desain