Saran Pencarian

Ketum PGRI : Profesi Lainnya Diakui Dalam Sebuah Undang-Undang Kok, Kenapa Guru Enggak,

Ketum PGRI : Profesi Lainnya Diakui Dalam Sebuah Undang-Undang Kok, Kenapa Guru Enggak,

Ketum PGRI : Profesi Lainnya Diakui Dalam Sebuah Undang-Undang Kok, Kenapa Guru Enggak,
Ketum PGRI : Profesi Lainnya Diakui Dalam Sebuah Undang-Undang Kok, Kenapa Guru Enggak,


PortalPPPK.com - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi meminta pemerintah tidak mengusik tunjangan profesi guru atau TPG. Sebab, TPG adalah periuknya guru PNS, PPPK, dan honorer.

Kalaupun baru 1,3 juta guru menikmati dan sebanyak 1,6 juta belum merasakan, Unifah mengatakan hal itu karena pemerintah mempersulit persyaratan mendapatkan sertifikasi. 

Menurut dia, seharusnya pemerintah mempermudah persyaratan mengikuti sertifikasi guru bagi yang sudah mengabdi.

"Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim tidak menghargai guru. TPG itu periuk guru, jangan diutak-atik lagi," kata Unifah kepada JPNN.com, Minggu (18/9).

Baca Juga :

 Soal PTS Kelas 1 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 

 Soal PTS Kelas 2 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 

 Soal PTS Kelas 3 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 

 Soal PTS Kelas 4 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 

 Soal PTS Kelas 5 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 

 Soal PTS Kelas 6 Semester 1 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 

Dia mengingatkan Menteri Nadiem bahwa guru itu adalah jabatan profesi sehingga layak diberikan TPG.  Menurut dia, munculnya Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) perlahan-lahan akan menghapus TGP tersebut. 

Unifah mengungkapkan masa berlaku UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen hanya dua tahun sejak RUU Sisdiknas disahkan. Itu artinya, tidak ada lagi TPG.

"Dihapuskannya UU Guru dan Dosen sangat menyakiti tenaga pendidik. Di dalamnya itu ada jaminan kesejahteraan guru," kata Unifah.

Kesejahteraan ini berupa pemberian TPG bagi yang besertifikat pendidik (beserdik). 

Baca Halaman Selanjutnya

guru PGRI ppg
Post a Comment
Top comments
Newest first
Table of Contents
Link copied successfully.